Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Inilah 5 Cara Menghentikan Penyakit Boros Belanja. Tak ada istilah kelebihan pakaian, sepetu, aksesoris atau tas bagi perempuan. Biarpun lemari sudah penuh sesak, tetap saja ada titik bagi setiap perempuan merasa tak memiliki pakaian untuk dikenakan.

Nah, itulah yang menyebabkan perempuan sering terjebak belanja yang kompulsif. Terjebak kebiasaan konsumtif yang membuatnya sulit menabung serta merencanakan masa depan. Simak saran pakar cara menghemat dalam belanja pakaian

1. Aturan 3 “pieces”
Jangan pernah membeli sesuatu jika tidak dapat dicocokan setidaknya dengan tiga buah item fashion yang sudah Anda miliki. Begitu saran yang diberikan oleh Linda Lee, Vice President, Macy By Appointment, layanan belanja pribadi Macy. Dalam pengamatan Linda, jika blus yang Anda beli hanya cocok dengan satu item lain, maka Anda akan membeli pakaian yang lain dengan segera. Jarang sekali perempuan yang bersedia mengenakan pakaian berulang dalam satu minggu. “Sebelum membeli tanyakan pada diri sendiri, bisakah ini dikreasikan dengan tiga fashion item lain yang saya miliki. Atau dapatkah saya mengenakan pakaian ini dalam 3 gaya yang berbeda?”

2. Lupakan diskon
Menurut Nicole Chavez, penata gaya untuk selebriti seperti Catherine Zeta-Jones, Rachel Bilson dan Katherine Heigl, kata kunci untuk menghemat uang pada pakaian adalah dengan lebih memerhatikan perawatannya. Banyak waktu pada pemeliharaan lemari. Alih-alih menghabiskan waktu untuk window shopping coba tengok kembali isi lemari Anda. Mulailah melakukan perbaikan dan perawatan pada pakaian lama Anda. Misalnya mengganti sol sepatu, tali tas kulit Anda. Mencuci tas yang Anda miliki. Atau bahkan dry clean beberapa gaun Anda terutama yang berwarna putih. Anda juga dapat memperbaiki beberapa pakaian lama menjadi lebih baru dengan memotong lengan atau memotong gaun panjang Anda. Perbaikan serta perawatan memang mengeluarkan biaya, tapi pasti lebih sedikit daripada membeli yang baru. Plus, lemari Anda akan lebih rapi.

3. Dengarkan saran orang
Apakah Anda pernah mendengar sahabat, pacar, suami bahkan ibu Anda mengatakan bahwa Anda sudah memiliki pakaian blus, celana, sepatu dengan model yang sama. Kalau iya, lupakan membeli lagi jenis busana itu! Cari model lain yang bisa Anda padu padankan dengan tiga item lainnya yang telah Anda miliki.

4. Makin sedikit makin baik
Saat belanja Anda melihat gaun panjang dengan punggung terbuka yang cantik lalu berpikir. “Ini akan cocok jika saya kenakan dalam acara gala dinner atau cocktail party.” Kenyataannya hal seperti jarang sekali Anda hadiri. Jadwal sosial Anda tidak dipenuhi acara seperti itu. Ini berarti Anda membeli barang kebutuhan untuk mimpi Anda bukan kehidupan nyata. Ujung-ujungnya gaun yang dibeli hanya tergantung rapi di lemari pakaian. Ini adalah pemborosan, sebaiknya Anda membeli saja gaun yang bisa dipadukan dengan blazer jadi bisa Anda kenakan kekantor sehari-hari. Bila ada acara dinner resmi atau kondangan cukup lepas blazer, kenakan aksesoris, clutch Anda dan poles wajah serta rambut Anda dengan tatanan pesta.

5. Saatnya mendetoks lemari pakaian
Memenuhi lemari pakaian dengan item klasik fashion yang netral adalah cara cerdas. Kalau memungkinkan, belilah busana dengan kualitas terbaik sehingga tahan lama. Dengan begitu gaya Anda akan tak akan ketinggalan jaman. Toh, Anda dapat memadu-padankan item klasik dengan tren saat ini. Misalnya blus putih dengan aksesoris. Sepatu hitam dengan gaun warna biru terang Anda. Jika Anda terus mengisi dengan barang yang sedang in, dan menghabiskan jumlah besar untuk sesuatu yang tren jangan heran jika Anda sering merasa kekurangan uang. Serta, jatuh miskin dengan cepat. Tanpa tabungan apalagi investasi hari tua.

Chavez menyarankan membeli hanya satu item yang bisa membuat tampilan Anda tidak biasa. Misalnya sepatu flat bermotif macan tutul dapat membuat bahkan pakaian klasik yang sederhana terlihat lebih keren. Syal berbunga atau tas magenta juga akan membuat gaya anda terlihat tak biasa. Padukan tren dengan item klasik sepanjang masa. Kuncinya bila Anda merasa memiliki begitu banyak kombinasi, Anda tidak akan ingin berbelanja lagi (setidaknya, untuk saat ini!).

Sumber: Oprah, kompas.com