Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Inilah Cara dan Tips Memasak Untuk Menghemat Pengeluaran. Anda bisa menghidangkan masakan menggunakan bahan makanan yang tak menguras anggaran belanja tanpa mengurangi citarasa. Anda juga bisa memaksimalkan makanan sisa untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Berikut kiatnya:

1. Masak dan sajikan dengan porsi tepat.
Menurut pakar nutrisi, untuk satu porsi makan sehat Anda membutuhkan 85 gram daging. Jadi, kalau Anda menghidangkan menu daging untuk makan malam, Anda hanya perlu mengisi seperempat piring makan dengan daging. Penuhi setengah piring makan Anda dengan sayuran, dan seperempat lainnya dengan gandum. Kebiasaan mengatur porsi makan seperti ini akan menghemat pengeluaran dengan tetap memenuhi aturan makan sehat seimbang.

2. Potongan kecil/ekonomis.
Masih untuk menu daging, masak dalam waktu lebih lama, tiga jam atau lebih agar lebih lembut saat dikonsumsi. Juga pilih potongan lebih kecil. Alih-alih memasak steak Anda bisa memasak daging dalam potongan lebih kecil untuk aneka menu. Banyak pilihan masakan Indonesia untuk cara ini, seperti memasak soto daging/ayam dengan potongan lebih kecil, rawon, soto mi dengan potongan daging, dan lainnya. Dengan cara ini Anda bisa menghemat belanja namun tetap bisa menikmati daging sebagai asupan protein.

Selain mengolah bahan makanan dengan potongan lebih kecil, Anda juga bisa memilih potongan yang lebih ekonomis untuk berhemat. Alih-alih memasak dada atau paha ayam, Anda bisa memilih sayap atau ceker jika suka, untuk menghemat pengeluaran.

4. Olah kembali.
Jika di dapur Anda ada sisa sayuran atau daging, dan masih layak konsumsi, jangan membuangnya. Kreasikan menu baru menggunakan sisa makanan tersebut. Anda bisa mencampurkan daging dengan pasta, ditambah bumbu untuk memperkaya citarasa. Atau masak nasi goreng campur daging dan sayur.

Anda bisa mengkreasikan makanan dengan mengolahnya kembali menjadi menu baru ciptaan Anda sendiri, tentunya selama kualitas makanan masih baik dan memungkinkan dipadu-padankan dengan bahan makanan lainnya.

5. Masak sekali makan dua kali.
Pilih menu harian yang bisa Anda makan dua kali meski hanya sekali masak. Menu seperti sup, salad bisa Anda konsumsi untuk dua kali waktu makan. Sesekali boleh saja membeli ayam atau daging dalam jumlah lebih banyak, masak sekali namun Anda bisa mengonsumsinya untuk makan siang dan makan malam.

Saat memasak makan malam, pikirkan menu makan siang Anda. Jadi, masaklah makanan di malam hari yang bisa Anda bawa untuk bekal makan siang. Jadi kalau ada makanan sisa dari menu malam hari, Anda bisa membawanya atau mengolahnya kembali sebagai bekal makan siang di kantor.

6. Maksimalkan buah-buahan.
Kalau Anda rutin membeli buah, misalnya pisang, namun tak sempat mengonsumsinya, bekukan saja. Kupas pisang dan bekukan. Kapan Anda sempat, manfaatkan pisang beku Anda untuk membuat smoothies atau cairkan dan lumatkan untuk menjadi bahan membuat muffin.

Selain pisang, Anda juga memaksimalkan lemon. Kalau Anda suka membuat dressing salad dari lemon, dan kerap menyimpan lemon di lemari es, jangan langsung buang jika lemon mulai mengering. Peras lemon, simpan perasan lemon dalam wadah tertutup lalu masukkan dalam freezer. Anda bisa menggunakannya sewaktu-waktu ingin membuat dressing salad.

7. Alat masak dan menyimpan makanan.
Berinvestasi alat masak tertentu juga baik untuk menghemat pengeluaran. Anda bisa menyimpan makanan sisa, daging, buah, sayur dalam wadah khusus yang bisa Anda simpan dalam freezer. Kontainer untuk menyimpan makanan sisa, juga alat vakum penyimpanan makanan bisa membantu Anda menjaga makanan tetap segar.

Alat memasak tertentu juga bisa membantu Anda menghemat pengeluaran di dapur. Teknik slow cooking dengan alat masak Slow Cooker bisa membantu Anda memasak praktis aneka hidangan, dengan cara mudah dan cepat. Tak hanya menghemat waktu, alat masak canggih ini juga bisa menghemat belanja bahan makanan. Karena tanpa perlu membeli bahan makanan mahal untuk mendapatkan hidangan lezat, alat masak ini bisa mengolah bahan makanan apa pun menjadi hidangan lezat.

Sumber: eatingwell, kompas.com