Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Penelitian terakhir menyebutkan, segelas sari buah atau sayur yang dikonsumsi secara teratur, minimal tiga kali seminggu, mampu mengusir berbagai jenis penyakit, termasuk Alzheimer, seperti dikutip dari KCM. Penelitian itu muncul dalam jurnal AS, American Journal of Medicine, awal September lalu.

Dr Qi Dai, ahli dari Universitas Vanderbilt, sangat tertarik untuk melihat lebih dalam tentang manfaat sari buah dan sayur tersebut. Ia kemudian bergabung dengan Proyek Kame, sebuah lembaga pengkajian yang cukup prospektif di Jepang. Mereka memfokuskan penelitian pada populasi yang hidup di Hiroshima, Jepang, Oahu, Hawaii dan area metropolis Seattle, AS.

Penelitian itu melibatkan lebih dari 2.000 subyek dan dilakukan selama hampir 10 tahun. Diperoleh kesimpulan, subyek yang mengonsumsi sari buah dan sayur secara teratur, lebih dari tiga kali seminggu, risiko terkena alzheimer menurun hingga 76 persen. Adapun bagi mereka yang mengkonsumsi jus atau sari buah hanya sekali atau dua kali seminggu, risiko terkena alzheimer turun sekitar 16 persen. Walau begitu, angka itu jauh lebih bagus dibandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi jus atau sari buah dan sayur tersebut.

Sangat kaya polyphenol
Pertanyaan kemudian muncul, bagaimana sebenarnya kaitan sari buah dan sayur dengan alzheimer? Memang tak mudah menjawab pertanyaan itu. Namun, yang pasti, beberapa penelitian menunjukkan, buah dan sayur sangat kaya kandungan anti-oksidan sangat kuat yang disebut polyphenol.

Sementara itu, beberapa penelitian terakhir menunjukkan, penyakit bio-kimia seperti alzheimer berkaitan erat dengan terakumulasinya gumpalan protein beta-amyloid di dalam otak. Dan, proses akumulasi ini sangat dikendalikan oleh hidrogen peroksida kimia.

Polyphenol atau anti-oksidan sangat kuat yang terkandung dalam buah dan sayur mampu menghambat proses akumulasi tersebut. Dengan pemahaman itu, Qi Dai dengan tegas mengatakan, polyphenol sangat mampu mencegah alzheimer, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini.

“Kami menemukan bahwa minum jus buah dan sayur sesering mungkin, terkait erat dengan menurunnya risiko terkena alzheimer,” kata Dr Qi Dai di dalam artikenyal. “Penemuan ini memang masih baru, tetapi jelas bahwa sari buah dan sayur memainkan peranan penting dalam mencegah serangan alzheimer,” lanjutnya.

Pencegahan itu dilakukan dengan menetralkan dampak perusakan yang terjadi akibat radikal bebas. Uji coba yang dilakukan pada serangkaian hewan menunjukkan, polyphenol dari sari buah dan sayur memiliki daya proteksi lebih kuat pada sel-sel saraf dalam melawan H (radikal bebas). Selain itu, sari buah dan sayur memiliki protein anti-oksidan lebih banyak dibandingkan vitamin E dan C. Qi Dai mengatakan, penelitian ini memang dilakukan dengan mayoritas subyek dari Asia. Karena itu, hasil penelitian ini sangat bermanfaat bagi populasi Asia. Walau begitu, lanjutnya, hasil penelitian ini tetap bisa diterapkan pada semua populasi. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Foto Aura Bisa Deteksi Kesehatan Anda
  2. Inilah 9 Jenis Alergi Paling Aneh
  3. Ganja “Cimenk” Terbukti Efektif Kurangi Rasa Sakit Pasien Kanker
  4. Hindari 7 Hal Agar Lelaki Bisa Punya Anak
  5. Kuku Jari Anda Petunjuk Kesehatan Anda
  6. Potret Kesehatan Sebelum Terlambat
  7. TBC Penyakit Berbahaya Ketiga di Dunia
  8. Alat Semprot Tak Steril Tewaskan 1,3 Juta Orang per Tahun
  9. Inilah 22 Merek Kopi Berbahaya Yang Mengandung Bahan Kimia Obat
  10. Anjing, Kucing, dan Kesehatan