Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Sakit kepala, merupakan penyakit yang kerap kali menyerang, tanpa pandang bulu. Itulah sebabnya, nyaris di setiap kotak penyimpanan obat di rumah-rumah selalu ditemukan obat sakit kepala. Terdapat berbagai ragam dan jenis sakit kepala. Mulai dari yang paling ringan, yang berat hingga kepala yang sakit bagai dipukul dengan berjuta palu. Meskipun kebanyakan serangan ini tidak serius dan dapat diatasi dengan obat pereda rasa sakit, ada juga jenis sakit kepala yang wajib diwaspadai karena sakit kepala tersebut merupakan tanda atau gejala penyakit yang lebih berbahaya.

Akibat Syaraf Tegang
Adalah jenis sakit kepala yang disebabkan karena ketegangan oral saraf. Biasa terjadi di siang hari, dan secara perlahan menyerang area kening, pelipis dan tengkuk. Pada beberapa kasus, rasa sakit akan muncul setelah rasa tegang menyerang sekitar leher dan bahu. Stres, depresi dan kurang tidur dapat dipastikan akan memperburuk kondisi tersebut. Kalau sudah begini lakukan hal berikut.

Identifikasi hal yang menyebabkan timbulnya stres dan buat perubahan untuk menjadikannya lebih baik. Pastikan anda berada di dalam lingkungan kerja yang sehat, khususnya jika anda tipe pekerja yang menghabiskan waktu di depan komputer dalam waktu relatif lama. Cobalah untuk santai dan melakukan meditasi. Kunjungi ahli terapi fisik untuk memulihkan kejang otot yang dialami dan sekaligus minta kepadanya untuk mengajarkan cara peregangan (stretching) otot. Oleskan balsem panas pada bagian yang sakit sebagai tindakan pertolongan pertama. Pastikan anda cukup tidur.

Migren.
Migren atau dikenal juga dengan istilah `sakit kepala separuh’ yang muncul karena penyempitan pembuluh darah kapiler. Seringkali, penderita migren diserang mual dan muntah-muntah. Migren dapat muncul sesekali atau setiap hari yang kemudian reda setelah beberapa jam, tapi bisa juga beberapa hari.

Banyak yang menyebut migren sebagai penyakit keluarga maksudnya, bila kedua orang tua anda pernah atau sering terserang migren maka anda pun memiliki kemungkinan 35% terserang penyakit kepala jenis ini. Pemicu migren biasanya dari bahan makanan semacam coklat dan minuman berkafein. Tapi mungkin juga akibat alkohol, pengawet dan penyedap makanan (sodium nitrat dan monosodium glutamat), perubahan hormon selama periode menstruasi, dan stres. Jika sering terkena penyakit ini maka sebaiknya

Berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan perawatan yang tepat. Pastikan anda cukup beristirahat. Makan dengan teratur. Mencoba mempraktikkan teknik mengontrol stres dan relaksasi; antara lain yoga, pijat dan meditasi. Catat waktu saat terserang migren. Dengan demikian anda dapat mengetahui faktor pemicunya, biasanya sekitar atau hingga tiga jam sebelum serangan sehingga dapat penanggulangan yang tepat. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. 8 Misteri Otak yang Harus Anda Ketahui
  2. Manfaat Serat bagi Tubuh
  3. Makin Tua, Otak Kurang Tertata
  4. Jaga Berat Badan Selama Hamil
  5. Penyakit Menular Seksual (PMS) Bisa Diketahui Dari Wajah
  6. Nutrisi Masa Laktasi
  7. Keuntungan Khitan Pada Kaum Adam
  8. Tak Ada Bukti Tomat Cegah Kanker
  9. Potret Kesehatan Sebelum Terlambat
  10. Atasi Jerawat Menggangu