Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Email gigi tak boleh luput dari perhatian kita jika ingin gigi sehat. Mutu email gigi yang berkurang – ditandai dengan linu bila minum dingin dan asam, perlu segera diperbaiki. Untuk mengatasinya, sehabis disikat bersih, tiap gigi dioles dengan pasta khusus yang mengandung fosfat dan fluor dengan jari atau sendok cetak. Lalu, ditunggu sekitar setengah jam, sebelum makan dan minum.

Bau mulut (halitosis) di pantau dengan pengukur VSC (volatile sulfur compounds). Tiga gas utama penyebab bau di rongga mulut, yaitu hidrogen sulfat, methyl mercaptant, dan dimetilsulfit, yang bisa timbul oleh radang dalam rongga mulut, lidah kotor, plak dan karang gigi, gigi berjejal, mulut kering karena minum obat tententu, faktor sistemik macam radang di telinga, hidung, tenggorokan, dan saluran napas, serta gangguan pencernaan.

Penanggulangannya tentu saja disesuaikan dengan faktor pencetus. Halitosis akut, misalnya, diatasi dengan obat kumur tanpa alkohol untuk mencegah kekeringan atau dengan obat kumur khusus beroksigen untuk membunuh kuman. Bila gigi berjejal, ya diperbaiki posisinya dengan kawat gigi, dan pembersihannya dibantu dengan tusuk gigi atau benang gigi.

Seluruh gangguan pada rongga mulut ini amat berkaitan dengan gaya hidup. Jadi, agar tertanggulangi tuntas, juga perlu diadakan wawancara dengan pasien tentang gaya hidup, terutama makanan dan minuman kegemaran, apakah tinggi karbohidrat dan gula, sering minum soft drink yang mudah lengket ke gigi, dan apakah punya kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok sebaiknya dihentikan. Sementara makan dan minum enak tak dilarang, asal diikuti dengan cara membersihkan gigi secara benar.

Survei Kesehatan Indonesia 2002 menunjukkan, angka kejadian gigi berlubang mencapai 70%. Artinya, banyak perawatan gigi dan gusi yang tidak atau kurang benar. Padahal, gigi berlubang bisa dicegah dengan merawat kesehatan mulut sejak dini, antara lain dengan membiasakan menggosok gigi secara benar sejak bayi, ketika gigi pertama mulai tumbuh pada usia 3 – 15 bulan.

Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Karena lebih murah (tak perlu ke dokter gigi spesialis), lebih mudah (dapat dilakukan sendiri), dan lebih aman (mengurangi obat-obatan yang masuk ke tubuh). (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Kelebihan Tidur Juga Berbahaya
  2. Memilih Buah yang Segar
  3. 144 Orang Meninggal Akibat DBD
  4. Tembakau Hasilkan Protein Anti-Kanker
  5. Anda Penderita Diabetes? Hindari 5 Makanan Berikut
  6. Kini, Aborsi Kian Mudah Dilakukan
  7. Teh Chamomile Cegah Kram Menstruasi
  8. Tanda – Tanda Anda Terkena Penyakit Menular Seksual (PMS) & HIV/AIDS
  9. CHiropractic, Pengobatan Mengurut atau Menyejajarkan Tulang Belakang
  10. Tujuh Cara Makan Sehat Kurangi Risiko Kanker