Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Jika kulit anda peka sebaiknya anda konsultasikan kepada dokter kulit tentang peeling yang sesuai. Bahan yang sifatnya acid atau asam merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk melelehkan pengikat sel-sel kulit mati tersebut. Bahan tersebut diantaranya adalah AHA, BRA dan PHA.

AHA (Alpha Hydroxy Acid). Biasanya terbuat dari buah seperti jeruk, apel, anggur, gula tebu dar yogurt. Yang diangap baik adalah yang berasal dari gula tebu (lazim disebui glycolic acid) karena molekulnya lebih kecil sehingga mampu meresap lebih dalam di dalam jaringan kulit.

BRA (Beta Hydroxy Acid) adalah salicylic acid atau asam salisilai yang sering dipakai untuk kulit berminyak atau berjerawat. Bahan ini sanggup masuk melalui pori-pori tempat keluarnya minyak di kulit. BHA lebit lembut daripada AHA sehingga resiko iritasinya juga lebih kecil.

PHA (Poly Hydroxy Acid), biasanya molekulnya lebih besar daripada AHA dan BHA. Sehingga tidak bisa diserap oleh kulit lebih dalam seperti AHA dan BHA. Tapi PHA beresiko kecil menyebabkan iritasi di kulit. Bahan-bahan tersebut kini lazim dikemas dalam bentuk krim atau lotion dan banyak terdapat dalam berbagai produk perawatan kulit yang dijual bebas di pasaran. Ketiga bahan tersebut sering disebut dengan istilah Superficial Peeling. Meski mampu diserap masuk dalam jaringan kulit tetapi bahan ini relatif tidak sedalam bahan pengelupas kulit yang diberikan oleh dokter-dokter spesialis kulit.

Pemakaian konsentrasi AHA yang dianjurkan adalah 5%, sedangkan BHA sekitar 3%. Konsentrasi AHA dan BHA yang berada di bawah angka-angka tersebut tidak efektif, tapi risiko iritasinya juga rendah. Tetapi kini dokter ahli kulit menganjurkan pasiennya untuk meluruhkan kulit matinya dengan memakai AHA konsentrasi tinggi yaitu 20%-70%. Dalam proses ini, bahan tersebut hanya ditempelkan di wajah selama beberapa detik untuk menghindarkan efek sampingan.

Bila anda memerlukan pengelupasan yang lebih kuat maka proses tersebut hanya boleh dilakukan oleh dokter ahli kulit. Jenis pengelupasan yang biasa dilakukan oleh dokter ada dua yaitu medium dan deep peeling.

Medium Peeling, biasanya melepaskan sel-sel kulit mati dengan lebih mendalam dengan bahan kimia TCA (trichloroacetic acid). Saat mengenakan medium peeling biasanya berefek munculnya rasa panas seperti mengalami rasa panas dan sakit yang cukup membakar.

Sedangkan Deep Peeling mampu menyerap lebih jauh ke dalam lapisan kulit. Sebelum melakukan peeling ini, biasanya pasien harus dibius terlebih dahulu untuk menghindari rasa sakit. Dampak dari menggunakan peeling ini adalah kulit akan terlihat seperti terbakar. Tetapi hasil deep peeling paling tahan lama daripada semua jenis peeling lainnya tapi juga lebih terasa pedih. Jadi semua tergantung anda, maka yang menjadi pilihan anda.

Untuk mengelupas kulit yang murah meriah maka anda bisa menggunakan masker berbahan dasar buah seperti menempelkan irisan tomat atau lemon pada kulit. Atau anda bisa mengoleskan yogurt secara merata pada kulit wajah anda. Pengelupasan kulit juga bisa dilakukan pada kulit tubuh seperti punggung, siku atau leher. Jangan anda menggunakan krim AHA atau BHA ataupun scrub secara bersamaan karena jika dilakukan maka kulit wajah anda akan mengalami iritasi. Selamat mencoba. twp


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Lipstik Untuk Bibir Warna Gelap
  2. Tampil Cantik Saat Di Foto, Begini Tips Makeupnya
  3. Treatment For Long Hair
  4. Inilah Resiko Memakai Bulu Mata Palsu
  5. Perut Langsing? Yuk…
  6. Sedot Lemak, Pipi Gembil pun Jadi Tirus
  7. Kulit Halus Berkat Lemon
  8. Atasi Tumit Pecah dengan Bawang Putih
  9. Kulit Berminyak…No Way
  10. Cara Kerja Anti Aging