Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Fenomena kaum gay kini bukan suatu yang baru lagi. Kaum gay bahkan telah ada sejak ribuan tahun lalu. Namun, keberadaan mereka dulu memang dipertentangkan banyak orang. Kaum gay dianggap sebuah hal yang tabu dan melanggar norma kemanusiaan. Banyak pasangan gay yang terpaksa sembunyi-sembunyi menjalin hubungan antar mereka.

Berbeda halnya yang terjadi kini. Kaum gay perlahan namun pasti mulai diterima keberadaannya di masyarakat. Khususnya yang terjadi di banyak negara-negara barat, yang tak lagi mempertanyakan norma terikat jaman dahulu itu. Bahkan, di beberapa negara, kaum gay ini memiliki komunitas tersendiri dan tempat hiburan atau bar yang tak boleh selain kaum mereka datang ke bar tersebut.

Kaum gay akan sontak berang, jika mereka mengetahui ada kaum heteroseksual yang memasuki dan mendatangi tempat hiburan mereka. Demikianlah hal yang terjadi di negara tetangga, Australia, yang notabene menerapkan asas kebebasan dalam hal sosial ini. Australia adalah salah satu negara yang melegalkan kehadiran kaum seks sesama ini.

Sebagai buktinya, sebuah bar khusus kaum gay di Australia kini secara legal telah dapat menolak masuknya laki-laki ataupun perempuan yang heteroseksual, setelah memenangkan kasus landmark di pengadilan hak-hak sipil Melbourne.

Tom McFeely, pemegang lisensi dari Melbourne Peel Hotel, mengatakan ia melihat sebuah pengecualian dari hukum anti diskriminasi Australia karena pemiliknya amat kecewa setelah dipermainkan oleh para heteroseksual.

Dia pernah mengatakan kepada radio lokal bahwa Hotel Peel, adalah satu-satunya pub terbesar di Australia yang memberikan pelayanan katering kepada kaum homoseksual. “Kita adalah satu-satunya pub di Melbourne yang menyediakan 2.000 tempat duduk,” katanya. “Para kaum heteroseksual itu memiliki tempat lain untuk pergi dari sini, sementara kaum homoseksual tidak,” katanya menegaskan seperti dikutip dari DPA beberapa waktu lalu.

Kalau dicermati, apa yang menyebabkan kaum gay ini bisa mengalami situasi seksual ke sesama gender. Tentu pertanyaan seperti ini sangat sulit ditemukan jawabannya. Mereka kerap mengaku, ini bukanlah kehendak mereka. Kondisi ini mereka dapatkan secara tak sengaja dan merupakan nasib atau garis tangan yang telah ditentukan alam kepada mereka. Namun apapun alasannya, mereka tetap manusia biasa yang butuh perlindungan dan pengakuan dari masyarakat. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Kencangkan Otot Miss V Dengan Cara Berikut
  2. Jauhkan Diri dari Sifilis
  3. Cara Merayu Pasangan Anda Untuk Bereksperimen Seks
  4. Semakin Tua, Semakin Hot
  5. Inilah 11 Mitos dan Fakta Tentang Kemandulan Pada Pria
  6. 8 Hal Berikut Akan Mengurangi Nikmatnya Ciuman
  7. Bagian Tubuh Pria yang Paling Digilai Wanita
  8. Yang Mungkin Terjadi Saat Malam Pertama
  9. Posisi Sangat Penting! Berikut Posisi Seks Yang Memuaskan Wanita
  10. Pijatan Yoni (Vagina) Untuk Wanita