Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Nutrisi sehat memang dibutuhkan oleh siapa saja, mulai dari anak sampai dewasa, mulai dari yang sehat sampai yang sedang sakit. Demikian pula dengan masa kehamilan. Masa yang sangat penting bagi kehidupan seseorang tentu harus didukung dengan asupan gizi yang baik.

Asupan gizi yang buruk dapat menimbulkan berbagai dampak baik bagi kesehatan ibu maupun bayi yang dikandungnya. Ibu bisa menderita anemia dan kurang gizi sedangkan pada bayi bisa berupa berat badan lahir rendah, lahir prematur, bahkan mungkin pula tidak jadi dilahirkan karena keguguran. Jangan pernah sekalipun terpikir untuk menjalankan diet ketat dengan maksud untuk mengurangi berat badan. Jangan takut untuk gemuk. Pikirkan kesehatan anak karena buah hati kita adalah hal yang terpenting dari segalanya.

Kalau selama ini anda terbiasa dengan pola makan yang tidak sehat, jangan khawatir. Tidak pernah ada kata terlambat untuk mengubahnya.  Bila ragu tentang makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi, berkonsultasilah dengan ahli gizi atau dokter kebidanan anda. Dengan senang hati mereka akan membantu memecahkan persoalan anda.

Pertambahan berat yang ideal
Setiap orang memerlukan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Demikian juga ibu yang sedang hamil. Walaupun demikian, ada beberapa patokan yang dapat kita gunakan. Misalnya, seorang ibu hamil hendaknya bertambah 10-15 kg pada akhir masa kehamilannya. Pertambahan ini memang jauh lebih cepat pada trimester ketiga kehamilan. Walau demikian pertambahan berat yang baik idealnya dimulai sejak  trimester pertama kehamilan.

Pertambahan berat badan ibu harus ideal. Pertambahan yang kurang bisa membawa berbagai akibat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Tapi pertambahan yang berlebih pun tidak baik akibatnya. Berkonsultasilah ke dokter bila pertambahan berat badan anda jauh di bawah atau di atas rata-rata. Salah satu faktor yang bisa menyebabkan pertambahan berat badan yang berlebihan adalah penyakit kencing manis yang terjadi pada masa kehamilan.

Penuhi kebutuhan gizi
Untuk mencukupi kebutuhan ibu dan anak, asupan kalori per hari pada ibu hamil biasanya lebih besar 300 kalori dibanding kebutuhan pada saat tidak hamil. Selain itu, jangan lupa mencukupi kebutuhan berbagai vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi dan folat. Konsumsi makanan yang bervariasi agar kebutuhan akan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan serat dapat terpenuhi. Selain itu, ibu hamil dianjurkan untuk minum susu (yang diformulasikan khusus untuk masa kehamilan), agar asupan nutrisi dapat lebih terjamin. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Ingin Cantik? Harus sehat
  2. 5 Trik Mengetahui Kesehatan Vagina
  3. Atasi Kelelahan Secara Alami
  4. Manfaat Serat Dalam Makanan
  5. Apa Itu Penyakit SARS?
  6. Inilah Penyebab Orang Terkejut Bisa Langsung Mati
  7. Bronkitis
  8. Usul Resolusi Flu Burung Indonesia Diterima WHA
  9. 12 Fakta Penting Tentang Silikon
  10. Pria : Mau Lebih Sehat? Bercerailah!