Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Sekarang ini, E-commerce telah berevolusi begitu pesat jika dibandingkan dengan periode kemunculannya pada akhir tahun 1990an. Berbagai standar, metode, dan desain telah dikembangkan untuk menunjukkan kalau berbelanja melalui internet itu sangat menarik.

Banyak situs-situs di internet yang sudah menerapkan metode belanja online atau E-commerce, namun hanya sedikit yang sudah benar-benar mengembangkan sistem tersebut sehingga memudahkan para konsumen dalam berbelanja. Akibatnya, keraguan dan keengganan konsumen kerap kali timbul untuk menggunakan jasa tersebut. Untuk menghindari hal tersebut, di bawah ini terdapat beberapa tips bagi anda yang ingin mengembangkan sistem E-commerce supaya menjadi lebih sukses.

1. Tunjukkan posisi navigasi dengan jelas. Ketika pengguna sedang melakukan navigasi dalam sebuah situs yang memiliki halaman dengan sub-sub level, berikan petunjuk tentang keberadaan mereka pada struktur situs tersebut agar jangan sampai bingung. Misalnya dengan memberikan headline, sub-header, dan breadcrumb (Home > DetikSport > Sepak bola > Liga Inggris).

2. Sediakan tombol menghapus pilihan yang telah dibuat. Ketika pengguna sedang mempersempit kategori pilihan tertentu (dalam hal ini dengan memilih desainer “Ted Baker”), sediakan tombol untuk kembali ke menu awal dan jangan sampai pengguna harus menekan tombol “back” berkali-kali.

3. Sediakan fitur untuk mengkategorikan barang dengan kustomisasi. Standar yang biasa digunakan adalah harga (murah s/d mahal atau sebaliknya), popularitas, fitur, penilaian pengguna atau editor, dan model terbaru atau lama. Mungkin anda bisa menghilangkan menu fitur jika memang tidak menyediakan spesifikasi apa-apa. Namun, menu yang lain adalah mutlak.

4. Sebisa mungkin tunjukkan gambar produk. Jika situs anda tidak menampung lebih dari 200 gambar dalam sebuah sub-kategori, sebaiknya anda menampilkan produk anda berupa gambar. Tetapi, hati-hati jangan sampai gambar tersebut mempengaruhi waktu loading situs.

5. Tambahkan opsi yang spesifik. Jika anda bisa menyediakan pilihan yang lebih spesifik, anda akan membuat konsumen lebih nyaman. Misalnya, menyediakan menu ukuran sepatu.

6. Sekali lagi, buatlah menu seSPESIFIK mungkin. Tips no.6 sebetulnya hanya untuk menekankan kembali poin nomor 5.

7. Tunjukkan berapa harga, jumlah stok, dan diskon. Sangatlah penting untuk menunjukkan harga asli dari produk kepada konsumen serta jenis dan jumlah stok yang masih anda miliki. Selain itu, jangan lupa untuk menunjukkan potongan harga jika memang ada. Hal tersebut sangat mendorong keinginan membeli dari konsumen.

8. Letakkan search bar pada posisi yang mudah dicapai. Setelah konsumen telah melakukan pencarian, jangan hanya menunjukkan hasilnya saja, tetapi tetap sediakan tampilan search bar tersebut agar dapat memudahkan konsumen dalam pencarian selanjutnya.

9. Berikan juga opsi untuk mensortir pencarian produk. Sediakan sistem pencarian yang canggih untuk memudahkan konsumen mencari barang yang sesuai keinginan mereka. Seringkali, masalah pencarian produk ini menjadi musuh utama konsumen dalam E-commerce.

10. Sediakan alternatif pencarian sebanyak mungkin, asalkan masih relevan. Cobalah lihat pada contoh milik eBay yang menunjukkan hasil pencarian produk.

11. Bagikan informasi pendukung yang tepat. Banyak produk didesain untuk cocok dengan kriteria-kriteria tertentu, misalnya: sarung ponsel (untuk tipe-tipe tertentu), earphone untuk ponsel, dan lain-lain. Untuk itu, sebaiknya situs menjelaskan kalau produknya itu cocok untuk apa saja.

12. Pastikan anda masih mempunyai stok barang yang ditawarkan. Hindarkan kondisi di mana konsumen sudah memesan barang dan ternyata anda sudah tidak memiliki stok lagi, karena hal tersebut dapat mengakibatkan berpindahnya konsumen ke toko yang lain.

13. Jangan sampai menyediakan terlalu banyak foto untuk sebuah produk. Untuk menghindarkan lamanya waktu loading, sebaiknya anda mempersiapkan sedikit foto dengan sudut pandang yang paling mewakili keseluruhan produk atau membuat tampilan 3D untuk produk tersebut.

14. Sediakan pilihan pengiriman barang. Banyak konsumen yang mencari pilihan pengiriman barang sebelum mereka mulai berbelanja,jadi sebaiknya sediakanlah opsi pengiriman barang.

15. Jika tidak bisa mengirimkan, sediakan alternatifnya. Lebih baik sediakan link penjual lainnya untuk mendapatkan komisi penjualan, dari pada tidak menyediakan. Karena, dengan tidak menyediakan link, konsumen akan beralih ke toko lain dan anda akan mendapatkan nol besar.

16. Pastikan proses pembelian melalui Email. Kirimkan berita tentang pengiriman melalui email atau apapun, supaya konsumen tidak merasa bingung. Dengan ini, konsumen akan yakin kalau proses pembeliannya berjalan lancar.

17. Konfirmasikan kembali kalau produk yang dipesan sudah benar. Sering kali, konsumen mendapatkan barang dengan spesifikasi yang salah. Untuk itu, sebaiknya anda mengkonfirmasikan ulang kalau produk yang akan dikirim benar-benar sesuai pesanan.

sumber; disini, disini, dan disini


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Berikut Tips Membuat PIN (Password) ATM yang Aman
  2. Cari Duit dengan Program Affiliasi eBay
  3. Peluang Bisnis MLM Online Bersama Oriflame Indonesia
  4. Kerja Kantoran Sambil Berbisnis Lebih OK
  5. Tips / Cara Menggunakan Kredit di Luar Negeri
  6. Mengapa Bangsaku Miskin?
  7. 10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses
  8. Berikut Daftar 50 Waralaba, Dengan Investasi Terjangkau
  9. Rahasia Sukses Pengusaha Muda
  10. Inilah Tips Memilih Kredit Kendaraan