Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Melakukan urus-urus ternyata bukan suatu saran yang tanpa alasan, karena hal tersebut terbukti mampu menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan seperti pegal-pegal sampai kanker.

Urus-urus merupakan proses pembersihan usus dari zat-zat racun yang akan dibawa melalui aliran darah menuju usus besar dan akan dibuang bersama kotoran keluar tubuh. Karena pembuangannya melalui aliran darah, dengan demikian saat melakukan urus-urus, sekaligus juga melakukan proses pembuangan zat-zat racun (detoksifikasi) darah.

Detoksifikasi darah dengan cara pembersihan usus besar terbukti sangat efektif karena dapat mencegah dan mengobati penyakit degeneratif. Mulai dari yang ringan seperti badan pegal-pegal, lesu, kurang mampu berkonsentrasi, mulut bau, keringat tidak sedap, bercak pada kulit, sampai yang lebih berat seperti gout (sakit sendi), hiperkolesterol, diabetes dan bahkan kanker. Tetapi untuk mengobatinya diperlukan proses detoksifikasi yang lebih sering dan lebih efektif. Semakin berat penyakitnya, maka semakin perlu dilakukan proses detoksifikasi yang lebih sering.

Meski begitu jangan melakukan urus-urus dengan frekuensi berlebih, karena bila lebih dari satu sebulan akan membahayakan serta merusak dinding dalam usus besar serta halus dengan segala akibat negatifnya. Urus-urus ini tidak boleh dilakukan bilamana usus halus dan usus besar sedang tidak berfungsi normal atau sedang dalam kondisi sakit misalnya radang usus, sakit tipus dan lain-lain.

Mulailah memakan makanan nabati alami yang masih banyak kandungan seratnya karena sangat bermanfaat bagi kesehatan anda agara melancarkan proses pencernaan. Kekurangan serat di dalam makanan akan membuat sembelit dan menimbulkan gangguan pada usus besar (kolon). Di dalam lumen (rongga) kolon terdapat satu lapisan kotoran yang sangat lengket yang terdiri dari sisa-sisa bahan makanan dan zat-zat racun lainnya. Bila makanan anda tidak berserat makan akan kotor sehingga akan sangat berbahaya. Racun-racun serta zat-zat tak berguna lainnya yang semestinya dibuang keluar akan tertinggal di dalam lumen dan kelak dapat diserap kembali oleh tubuh sehingga akan berakibat sangat buruk bagi kesehatan. Racun-racun tersebut juga akan terserap kembali ke dalam sistem peredaran darah dan akan menimbulkan polusi pada darah serta menimbulkan berbagai penyakit degeneratif.

Pada awalnya polusi darah yang terjadi tidaklah terlalu berat dan apabila anda periksa darah secara laboratoris, biasanya belum ditemukan tanda-tanda kelainan. Taraf kesehatan seseorang yang demikian dapat disebut kondisi yang ‘tidak sehat dan tidak sakit’. Tetapi lama kelamaan hal tersebut akan menimbulkan berbagai gejala penyakit seperti degeneratif, termasuk kelainan laboratoris yang menyertainya. Bila anda melakukan urus-urus secara teratur, lapisan lengket pada dinding dalam kolon akan dapat dicegah atau dibuang. Darah anda juga dapat dibersihkan dari polusi zat-zat racun yang tidak anda harapkan. p2t


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Banyak Perempuan Idap Endometriosis
  2. Pendarahan Vagina bag. 3
  3. Jangan Merokok Dalam Mobil, Racunnya 23 Kali Lebih Tinggi dari Bar
  4. Inilah 6 Penyebab Keputihan
  5. Beragam Manfaat Kontrasepsi
  6. Inilah 15 Fakta Dari Kelamin Pria / Penis
  7. Kenali 7 Gejala Awal Anda Akan Sakit
  8. 9 Gejala Stres! Mata Kedutan Salah Satunya
  9. Berjalan Kaki Cegah Osteoporosis
  10. Vitamin E Tingkatkan Risiko Kanker Prostat