Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Resep Masakan dan Lifestyle – Edinburg merupakan kota kelahiran penemu telepon, Alexander Graham Bell, dan juga tempat asal dari “the Tartan kilt”, rok kotak-kotak khas negeri paling utara di United Kingdom ini yang warna dan coraknyanya dapat menentukan dari klan mana pemakainya berasal. Tetapi ini hanya berlaku untuk masyarakat traditional setempat karena sekarang siapa pun dapat membeli dan memakainya.

Latar belakang Edinburgh tidak terlepas dari sejarahnya, berawal dari Edinburgh Castle yang pertama kali dibangun di atas volcano oleh Michael Canmore (1057-93). Saat ini istana tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah yang selalu dipadati turis setiap tahunnya, bukan saja karena bangunannya yang indah tetapi lokasinya di puncak gunung itu yang memberikan pemandangan yang sangat mengagumkan.

Melintasi taman di kaki bukit karang yang kukuh dan di atasnya bercokol kastil Edinburgh yang anggun itu adalah sensasi tersendiri di pagi hari. Orang tua, muda, dan anak-anak duduk-duduk di bangku taman yang berhias ribuan tanaman bunga berwarna-warni. Berada di Edinburgh, seperti masuk ke pusaran waktu kebesaran aristokrat tempo dulu. Edinburgh Castle, istana raja Holyrood, royal museum, Calton Hill adalah beberapa ikon sejarah lama kebangsawanan kota tua itu.

Melintasi jalanan kota kuno dengan arsitektur gedungnya yang unik ini, seperti menyeberang ke lintasan waktu tahun 1700-an, bahkan di belakangnya. Edinburgh memang punya banyak hal untuk dilihat. Kebesaran masa lalunya hanyalah salah satu dimensi daya tarik wisata Edinburgh. Sementara itu, keindahan lanskap kotanya dengan aneka bangunan tua yang dibangun lebih dari empat abad lalu melengkapi sisi lain kemasyhuran kota pusat pemerintahan dan bisnis Skotlandia ini.

Satu hal yang sepertinya wajib Anda tonton apabila mengunjungi Edinburgh yaitu Military Tattoo. Ini adalah atraksi musik, tari dan demonstrasi yang dilakukan oleh The Royal Army dan partisipan pendukung lainnya yang kadang datang dari luar negeri, dengan menggunakan Edinburg Castle yang sangat impressive sebagai bakgroundnya. Dilengkapi juga oleh horse artilery, the flying gunners motorcycle, ratusan peniup pipes dan drums, Scottish – Highland dancers yang diiringi musik orchestra, permainan lampu dan kembang api serta atraksi lainnya yang dijamin tidak akan pernah Anda lupakan.

Tempat tujuan lain yang dapat dikunjungi adalah Calton Hill, sebuah bukit kecil di ujung timur jalan. Di bagian atas Calton Hill. Di antara belasan tiang tiruan Parthenon yang dibangun abad ke-19, dapat terlihat pemandangan yang begitu jelita. Kota ini bak post-card hidup yang langsung tersimpan dalam memori. Di sisi kiri, perbukitan Arthur’s Seat seraya tak putus mengawal. Di depan, bangunan kastil Edinburgh berdiri gagah melatarbelakangi menara jam hotel Balmoral, monumen Nelson, dan gedung observasi. Di sela-sela bangunan kuno, sulit mencari bangunan berarsitektur modern.

Edinburgh terbagi dalam dua zona: kota lama dan kota baru yang dipisahkan taman Princess. Sebagian besar pelancong umumnya memulai perjalanannya dari kota tua dengan landmark kastil Ediburgh. Sementara itu, Jalan Princess adalah jantung kota Edinburgh yang menyatukan semua simbol kehidupan tradisional dan modern. Luasnya yang kalah jauh dengan Jakarta membuat kota ini mudah dikelilingi. Berjalan kaki atau naik bus adalah dua pilihan yang sama menariknya.

Bus wisata dengan atap terbuka lengkap dengan pemandu wisata bertarif 7 pound sterling memulai awal turnya dari samping taman Princess Street atau depan pintu keluar stasiun kereta api, Weaverly. Mau yang murah meriah tinggal beli tiket terusan bus kota yang berlaku sehari penuh seharga 2,5 pound sterling. Di kawasan kota lama, yang merupakan sisi terbaik Edinburgh, banyak hal yang bisa dinikmati. Rumah-rumah berusia ratusan tahun milik bangsawan Skotlandia yang bergaya arsitektur Georgia tetap dilestarikan keindahan dan kebersihannya.

Kastil Edinburgh tentu saja tak boleh dilupakan. Bangunan di zaman Medieval dulunya berfungsi sebagai barak militer, kini jadi kantor pusat angkatan bersenjata Inggris untuk divisi Skotlandia. Mahkota bertatahkan permata yang digunakan pada saat penobatan raja-raja Skotlandia tempo dulu, kini jadi pajangan yang banyak dipelototi turis. Dari tempat ini, tembakan meriam yang diarahkan ke Jalan Princess menjadi ritual harian yang banyak dinanti wisatawan.

Istana Raja Holyroodhouse di sisi timur kota begitu megah. Bangunan indah bercat putih ini didirikan sebagai tempat tinggal keluarga Kerajaan James IV. Istana anggun nan cantik ini dulunya merupakan tempat tinggal Ratu Skotlandia, Mary, Ratu Victoria, dan Pangeran Charlie. Di dalam istana yang kini dibuka untuk aktivitas wisata ini terdapat sebuah galeri yang dipenuhi potret Charles II dan kakek-nenek moyangnya. Sebagai cendera mata, luangkan waktu di gerai suvenir yang ada di pojok depan istana.

Aneka barang yang berbau Holyrood, seperti miniatur gedung, gantungan kunci, taplak meja, lukisan dinding, sampai piring-piring berhias istana siap dibungkus. Berniat mengunjungi kota cantik Edinburgh ? Reservasi hotel langsung dengan Mistertur.com. Dapatkan diskon harga hotel murah untuk hotel di Edinburgh.


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah 5 Hotel Murah dan Nyaman Jadi Incaran Backpackers
  2. Kremlin, Moskwa; Kota 1001 Kisah
  3. Singapura: Menikmati Hutan Buatan
  4. Hulu Amazon, Peru; Mengintip Kehidupan Satwa Liar
  5. Jalan-jalan ke Disneyland di Orlando, Amerika lewat Google Earth
  6. Keren dan Gratis! Inilah 3 Tempat Selfie di Singapura
  7. Mau Liburan Ke Milan? Inilah 13 Hal yang Bisa Dinikmati Secara Gratis di Milan
  8. Taronga, Australia; Bukan Sekedar Kebun Binatang
  9. Brusell, Belgia; Kota Dua Peradaban
  10. Angkor Wat, Kamboja; Surga Para Fotographer