Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Mentari baru saja tenggelam di Laut Mediteranea. Sinarnya yang keperakan bertebaran di laut yang teduh. Rembulan muncul dari punggung pegunungan Girnie. Puluhan bahkan ratusan orang menikmati makan malam di kafe-kafe yang memanjang sepanjang pelabuhan tua di Girnie. Suasana sangat tenang dan nyaman. Tak ada suara kendaraan lalu lalang. Hanya derai tawa orang-orang yang dan alunan musik merdu di sana-sini.

Pulau Syprus yang terletak di Laut Mediteranea merupakan pulau terbesar ketiga setelah Sisilia dan Sardinia. Kini pulau ini terbelah menjadi dua. Syprus Yunani (Selatan) dan Syprus Turki (Utara). Penduduk Syprus Utara hanya sekitar 200 ribu.

Wisata merupakan andalan negeri yang kaya dengan tempat bersejarah ini. Ada banyak tempat menarik untuk dikunjungi di Syprus Utara. Negeri ini memiliki pantai-pantai yang indah dan bersih. Air lautnya begitu biru. Di bagian selatan, sekitar Gazimaguza pantai-pantai dengan pasir putih membentang. Hampir sepanjang tahun wisatawan dapat berenang, surfing, main ski, dan menikmati sinar matahari. Sedangkan di sisi utara, sekitar Girnie, hotel-hotel dan restoran berjejer menawarkan bermacam kesenangan.

Inilah tempat yang paling dicari wisatawan yang datang ke Syprus Utara. Dulu Girnie sebuah kota pelabuhan tua. Letaknya di pantai utara Syprus. Sepanjang pantai Girnie dipenuhi dengan hotel dan restoran yang memanjakan para wisatawan. Tempat paling favorit di Girnie adalah pelabuhan tua kecil berbentuk tapal kuda yang dipenuhi kafe-kafe itu.

Di pelabuhan ini berjajar puluhan perahu motor dan kapal layar berwarna-warni. Kafe dan restoran berjajar sepanjang sisi pelabuhan. Di deretan belakangnya berdiri bangunan-bangunan kuno yang kini juga menjadi kafe dan toko suvenir. Lokasi ini dipagari oleh Benteng Girnie. Benteng tersebut dibangun abad ke-9 pada masa Bizantium.

Nama Girnie berasal dari Krynea. Konon dalam bahasa Latin artinya wanita. Tak salah dengan namanya. Girnie benar-benar memesona. Pelabuhan kuno ini menarik dikunjungi pagi sampai malam. Denyut pelabuhan ini baru terasa sejak pukul 10.00. Selain menikmati makan sambil memandangi laut, wisatawan juga bisa menyewa kapal untuk berenang atau memancing di sana.

Sejumlah pemuda yang menjadi pemandu menawarkan wisata dengan kapal. Mereka sangat ramah dan fasih berbahasa Inggris. Seorang pemandu menawarkan wisata laut dengan tarif 40 dolar AS. Dari pagi pukul 09.00 sampai pukul 16.00.”Kami sediakan snack dan makan siang,” kata Mustafa, salah seorang pemandu kapal.

Makanan yang ditawarkan di kafe-kafe beragam. Minuman paling murah seharga 4 YTL (sekitar Rp 28 ribu) sedangkan makanan mulai dari 8 YTL (sekitar Rp 52 ribu). Bermacam-macam suvenir bisa didapatkan disini. Mulai dari pernak-pernik kecil seperti gantungan kunci, anting, gelang, kalung, hingga pakaian, dan makanan. Harganya agak lebih mahal dibandingkan di lokasi lain di Syprus Utara.

Dan anda jangan merasa kaget jika di sini anda akan menemukan beberapa suvenir yang berasala dari negara kita Indonesia, seperti mobil-mobilan yang terbuat dari kayu. Kerajinan seperti itu banyak dijual di Sarinah atau Pasaraya. Jika anda takpercaya lihat saja dibalik suvenir tersebut akan anda dapati label bertuliskan made in Indonesia.

Selama di Syprus Utara anda bisa menginap di Hotel Dome, sekitar 800 meter dari pelabuhan Girnie. Karena dekat, anda bisa sepuasnya mengunjungi pelabuhan Girnie. Kala siang tak banyak orang yang berlalu lalang. Panas cukup terik. Mengunjungi pelabuhan Girnie paling enak waktu sore hari atau malam hari.

Tak hanya suasana pelabuhan kuno yang tenang dan eksotik, di Girnie wisatawan juga bisa bisa menikmati museum rongsokan kapal. Di sini bisa didapati sisa-sisa kapal pada masa Alexander Yang Agung atau sekitar 300 tahun sebelum Masehi. Sisa kapal itu diklaim sebagai kapal komersial tertua yang pernah diangkat dari dasar laut.

Penerbangan ke Syprus Utara hingga kini baru bisa dilakukan oleh melalui Turki. Tak ada penerbangan langsung ke sana. Negeri mini ini memiliki dua bandara. Ercan dan Gecitkale. Keduanya di Lefkosa. Selain maskapai penerbangan nasional Cyprus Turkish Airlines, masih ada empat maskapai lain yang beroperasi. Girnie nan menawan sulit rasanya untuk dilupakan bagi siapa saja yang pernah pergi ke sana. Jika Anda ke Syprus Utara jangan lupa pergi ke Girnie. Perjalanan Anda belum lengkap rasanya jika belum ke Girnie. (rn)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Edinburg, Skotlandia; Menyeberang Ke Lintasan Waktu
  2. Mau Wisata Irit di Singapura Pergi aja Ke 5 Tempat Berikut
  3. Inilah 5 Hotel Murah dan Nyaman Jadi Incaran Backpackers
  4. Uzbekistan; Satu Negeri, Dua Peradaban
  5. Khyber Pass, Pakistan; Keindahan Di perbatasan
  6. Melbourne; Kota Tujuan Wisata Utama Australia
  7. Hongkong; Telusuri dengan Kaki Anda
  8. Berlatihlah Jadi Mayat, Untuk Buang Sial
  9. Bulgaria; Tujuan Wisata Termurah Di Eropa
  10. Cheju Island, Korsel; Tawarkan Beragam Pesona