Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Kremlin, Moskwa, tidak hanya sekadar pusat pemerintahan Rusia. Bukan pula semata–mata sebuah kompleks yang dikelilingi benteng dan menara–menara yang di ujungnya ada bintang–bintang dengan dominasi warna merah dan hijau.

Kremlin adalah juga tempat untuk mempelajari dan menikmati kekayaan sejarah, budaya, religi, arsitektur, dan seni Rusia. Dari luar, sering kali bangunan–bangunan yang ada di kawasan Kremlin tidak tampak menarik. Tetapi, cobalah masuk ke dalam, kemegahan dan keindahan yang tak terbayangkan sebelumnya akan membuat kita terpesona dan berdecak kagum.

Selama berabad–abad, Kremlin menjadi saksi dari banyak peristiwa terkenal dan tragis dalam perjalanan sejarah Rusia. Senjata–senjata musuh mencoba meruntuhkan dinding Kremlin yang kokoh. Perayaan dan pemberontakan silih berganti terjadi di sekitar Kremlin. Namun, Kremlin kini tetap berdiri kokoh dan menjadi daya tarik Moskwa.

Sekarang Kremlin, Moskwa, merupakan salah satu museum terbesar di dunia. Tanda–tanda kebesaran negara Rusia, gambar–gambar yang luar biasa indah, harta kekayaan tsar Rusia, hingga katedral yang menakjubkan dapat dilihat di sini. Kesohoran Kremlin itu berpadu dengan Lapangan Merah yang kini masuk sebagai warisan budaya yang dilindungi oleh UNESCO, salah satu badan Perserikatan Bangsa–Bangsa.

Di dalam peta yang lazim diberikan kepada wisatawan, lokasi Kremlin begitu mencolok mata. Kompleks Kremlin yang hampir menyerupai bentuk segitiga dengan 20 menaranya memiliki beragam katedral, museum, hingga istana–istana yang indah. Di luar benteng, ada Lapangan Merah dengan pusat perhatian pada Katedral Saint Basil yang memiliki kubah–kubah berwarna ceria, Kuburan Lenin, pusat perbelanjaan GUM, dan Museum Sejarah yang bangunannya berwarna merah.

Moskwa merupakan ibu kota kerajaan Rusia di bawah pimpinan Ivan the Great pada abad ke–15. Moskwa kehilangan statusnya sebagai ibu kota saat Peter the Great memindahkannya ke Saint Petersburg tahun 1721. Meski demikian, Moskwa tetap dilanjutkan sebagai pusat kebudayaan dan industri. Kebesaran Moskwa sebagai pusat pemerintahan Uni Soviet kembali pada tahun 1918, dalam pemerintahan Lenin.

Beberapa tempat di Kremlin terbuka untuk umum dan banyak dikunjungi wisatawan. Karena Kremlin juga merupakan pusat pemerintahan, terkadang tempat–tempat wisatawan itu ditutup untuk umum tanpa pemberitahuan sebelumnya

Tempat–tempat yang sering dikunjungi antara lain Museum Armory yang merupakan museum tertua di Rusia. Koleksi–koleksinya begitu menakjubkan, seperti perhiasan, senjata, dan harta benda kekayaan kerajaan. Dulunya Armory adalah ruangan yang dibangun pada zaman Tsar Nicholas I tahun 1840 untuk menyimpan koleksi Kremlin yang meningkat, terdiri dari perhiasan, pakaian bersulam, jubah kenegaraan/resmi, senjata, barang–barang dari email, dan patung atau gambar orang suci.

Sayang di dalam museum ini pengunjung tidak boleh mengambil gambar. Padahal, koleksi– koleksinya yang indah dan memesona menarik untuk difoto. Ada koleksi pakaian, mahkota, takhta, dan kereta Rusia dari abad pertengahan hingga abad ke–20. Koleksi yang cukup mencuri perhatian adalah telur–telur dengan beragam ukuran dan bertatahkan batu–batu indah yang secara tradisional dipertukarkan saat Paskah di antara tsar dan tsarita setiap tahun.

Katedral yang ada di Kremlin juga sayang untuk dilewatkan. Dari luar memang tampak tidak menarik, hanya bangunan dengan cat putih yang di atasnya terdapat kubah seperti kubah masjid berwarna kuning emas. Tetapi masuklah ke katedral, seluruh dindingnya penuh dengan lukisan indah. Sungguh memesona.

Koleksi lain yang ada di sini adalah Meriam Kaisar yang merupakan meriam tertua dan terbesar di dunia. Lalu ada Bel Kaisar yang diletakkan di lantai yang sebagian pecah. Pemandu biasanya menyarankan pengunjung untuk menyentuh bel ini dan berdoa karena bel ini dianggap bisa memberikan keberuntungan.

Lapangan Merah dengan panjang 695 meter dan lebar 130 meter itu terkenal sebagai tempat parade militer dan perayaan lainnya. Kata “merah” bukan dari sekitar benteng yang dominan merah atau lambang komunis. Tetapi “merah” dalam bahasa Rusia juga mengacu pada arti indah.

Setiap gedung di Lapangan Merah punya legendanya sendiri. Di sini ada Kuburan Lenin, persis di depan benteng Kremlin, Katedral Saint Basil yang terkenal dengan keindahannya, pusat perbelanjaan GUM, serta Museum Sejarah. Keindahan yang mencolok dari Lapangan Merah adalah Katedral Saint Basil. Menara–menara katedral ini memiliki karakteristik yang unik dengan warna–warna atraktif. (rn)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cina; Mendaki Tembok Raksasa Meniti Masa Lampau
  2. Sydney, Australia; Berpetualang Bersama Captain Cook
  3. Jerman; Romantisme Tembok Berlin
  4. Wroclaw, Polandia; Nikmati Sensasi Kota Purba
  5. Thailand; Sensasi Eksotis Negeri Gajah Putih
  6. Toba Lake, Telusuri Sejarah dan Keindahan Samosir
  7. Benteng Suomenlinna, Finlandia; Benteng Penyelamat Rakyat
  8. Taiwan; Nikmati Nuansa Tradisional Kota Tua Jiu Fen
  9. Inilah 8 Obyek Wisata di Singapura Yang Wajib di Kunjungi
  10. Milan Italia; Kota Para Turis