Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Resep Masakan dan Lifestyle – Sensasi berbeda saat wisata ke kebun binatang bisa dicoba di Singapura. Ada Night Safari yang menantang buat dicoba.

Ingin merasakan wisata malam di Singapura dengan cara berbeda, coba ke Night Safari. Night Safari merupakan kebun binatang di Singapura yang khusus buka pada malam hari.

Night Safari yang mulai beroperasi pada 26 Mei 1994 adalah taman safari pertama di dunia yang mengkhususkan diri pada hewan malam (nokturnal). Jam operasionalnya pukul 19.30 sampai 00.00 waktu setempat setiap harinya.

Night Safari yang memiliki luas 35 hektar dapat menampung lebih dari 1.000 satwa dari 120 spesies, 35 persen di antaranya terancam punah.

Anda dapat mengelilingi Night Safari dengan berjalan kaki sekitar dua jam atau naik trem selama 40 menit. Satwa yang dapat Anda lihat di lokasi seperti leopard (Neofelis nebulosa), singa Asia (Panthera leo persica), hingga maskot kebun binatang gajah Asia bernama Chawang (Elephus maximus).

Walau saat itu sehabis hujan, para pengunjung masih tetap memenuhi Night Safari. Di awal jam buka Night Safari, kita dapat menyaksikan pertunjukan satwa malam seperti hyena hingga rakun di atraksi Creatures of the Night Show. Pemandu acara yang interaktif dengan penonton membuat acara ini kian menarik.

Selepas itu, Anda akan merasakan sensasi lain dengan mengitari safari dengan suasana gelap, hanya ada sedikit penerangan. Konon, pepohonan yang Anda lihat di kiri-kanan jalan mayoritas adalah hutan asli Singapura yang sengaja tidak ditebang. Bagi pengguna kamera, Anda bisa mengatur pencahayaan (exposure) dan ISO pada level tertinggi karena Anda tidak diperbolehkan menggunakan flash.

Hewan-hewan seperti hyena, singa Asia, hingga maskot Night Safari gajah Asia bernama Chawang dapat Anda lihat dengan menggunakan trem. Bahkan, Anda berkesempatan memberi makan gajah. Seru!

“Itu yang dikasih makan anak-anaknya Chawang dan gajah betina saja. Kalau Chawang kita hanya melewati saja, karena dulu mobil trem pernah dilempari batu sama si Chawang,” ujar pemandu Night Safari Nur saat mendampingi wartawan.

Anda juga dapat merasakan berjalan kaki di empat lokasi berbeda yaitu: Fishing Cat Trail, Leopard Trail, East Lodge Trail, dan Wallaby Trail. Saya berkesempatan mengeksplor Leopard Trail. Hanya diterangi sedikit penerangan, Anda akan merasakan sensasi petualangan di sini. Bahkan, Anda dapat melihat leopard di malam hari.

“Ini kalau leopard masih terlihat tidur. Tapi, ada satu lagi satu ekor clouded leopard berkaki tiga berusia empat tahun, namanya Bob. Kaki dia tiga karena saat usia 3 bulan sempat diserang ayahnya sehingga harus diamputasi,” jelas Nur.

Di akhir perjalanan, saya juga melihat satwa asli Singapura, yaitu trenggiling di Fishing Cat Trail. Saat itu, sang hewan sedang terlelap. Nah, kalau di East Lodge Trail nantinya Anda dapat melihat harimau Malaya, sementara Anda bisa melihat wallaby yang mirip kangguru di Wallaby Trail.

Jumlah wisatawan di Night Safari sendiri lebih dari 1,1 juta pengunjung setiap tahunnya. Di mana pada hari Natal jumlah pengunjung di Night Safari mencapai 5.200 dalam satu hari.

Tarif yang dikenakan untuk mengeksplor Night Safari adalah SGD 45 (Rp 423 ribu) untuk dewasa dan SGD 30 (Rp 282 ribu) untuk anak-anak usia 3-12 tahun. Untuk wisatawan yang ingin menghindari hiruk pikuk perkotaan di Singapura, yuk datang ke Night Safari.

sumber: detik.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Patong Beach; Pantai Indah di Phuket Island.
  2. Alpen, Swiss ; Kemewahan Antara Danau dan Puncak Gunung
  3. Verona, Italia; Kota Romeo dan Juliet
  4. Inilah Panduan Lengkap Wisata Belanja di Singapura
  5. Makaresh, Maroko; Pusat Seni Budaya Arab Berber
  6. Cari Barang Murah? Ke Bangkok Yuk
  7. Andalusia, Spanyol; Menawan Hati Para Turis
  8. Uzbekistan; Satu Negeri, Dua Peradaban
  9. Beijing, China; Pesona yang Mengejutkan
  10. Wisata Bunuh Diri, Mau Coba?