Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Siak merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau. Destinasi kali ini, kami ajak anda menambah referansi tempat wisata di Siak yang memiliki danau unik dengan airnya yang berwarna hitam. Terdapat dua danau berdampingan yang keduanya memiliki air berwarna hitam, yaitu Danau Pulau Besar dan Danau Bawah. Kedua danau ini trdapat di daerah yang bernama Zamrud, karenanya kedua danau tersebut lebih dikenal sebagai Danau Zamrud.

Keindahan kawasan ini makin terlihat bila anda memantaunya dari udara. Pantulan air berwarna hitam di tengah hutan rawa hampir menyerupai permata zamrud, karena itu pulalah kawasan tesebut dinamakan Zamrud. Di kawasan ini hidup satwa dan tumbuhan langka dan terkenal seperti ikan arwana emas (Schleropages formasus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrensis), beruang merah (Helarctos malayanus) serta berbagai jenis ular. Bahkan di wilayah ini masih bisa anda jumpai burung serindit (Loriculus galgulus) yang merupakan bio–indikator lingkungan yang menunjukkan bahwa kawasan Zamrud masih alami dan lestari.

Kawasan yang terletak sekitar 180 kilometer dari Pekanbaru, Riau, ini bisa ditempuh dalam waktu lebih kurang tiga jam perjalanan darat. Begitu memasuki kawasan penyangga sekitar 35 kilometer dari kawasan inti, anda diharuskan meminta izin Badan Operasi Bersama (BOB) Coastal Plain Pekanbaru (CPP) Sumatera Basin untuk masuk ke lokasi tersebut. BOB CPP Sumatera Basin merupakan perusahaan konsorsium PT Bumi Siak Pusako dengan PT Pertamina Hulu yang mengeksplorasi kandungan minyak di Zamrud.

Sejak 25 November 1980, kawasan Danau Pulau Besar dan Danau Bawah seluas 28.237,95 hektar ini ditetapkan sebagai kawasan suaka margasatwa (KSM) yang tertutup untuk umum.
Memasuki kawasan ini anda akan merasakan suasana segar dan nyaman dengan pemandangan pohon–pohon khas hutan rawa di sepanjang jalan. Kawasan Zamrud merupakan kawasan hutan rawa primer di atas lahan gambut. Hutan rawa primer Zamrud ini berada di ketinggian 100–200 meter dari permukaan air laut. Secara geografis, lapisan tanah di tempat itu membentuk sebuah cekungan raksasa. Air yang berasal dari daerah di sekitarnya akan tertampung di danau.

Kawasan Zamrud sendiri terdiri dari dua danau dan hutan rawa primer. Di Danau Pulau Besar terdapat empat pulau, yakni Pulau Besar seluas 10 hektar, Pulau Tengah (1 hektar), Pulau Bungsu (1 hektar) dan Pulau Beruk (2 hektar). Demi melestarikan ekosistem danau, nelayan yang biasa mencari ikan dilarang menggunakan bahan peledak atau racun. Mereka hanya diperbolehkan mencari ikan di danau menggunakan jaring kecil dan pancing.

Meski ada rencana mengubah status KSM Danau Pulau Besar dan Danau Bawah menjadi taman nasional yang di tolak beberapa pihak, karena dianggap bakal merusak lingkungan bila kawasan tersebut dibuka untuk umum. Kerusakan alam ini juga terjadi di taman nasional lain di Riau. Tidak ada yang bisa menjamin perubahan status kawasan tidak akan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Tak perlu berkecil hati, karena keindahan Danau Zambrud tetap bisa anda nikmati. Apalagi menjelang petang, saat matahari mulai terbenam, sejumlah satwa penghuni kawasan tersebut mulai menampakkan diri. Seperti burung elang yang terlihat terbang rendah dari pohon ke pohon, sekawanan kera tampak bertengger di sebuah pohon sembari mengunyah makanan yang didapatkan dari hutan. Bahkan bila anda beruntung, bisa menjumpai harimau sumatera melintasi jalan di sekitar kawasan tesebut. Danau Zamrud menjemput malam bersama satwa penghuninya.


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Bangka Belitung; Mercusuar Tj Kelian Jendela Pantai Bangka
  2. G. Salak, Jabar; Mengamati Satwa Gunung Nan Indah
  3. Museum Radya Pustaka, Surakarta; Melihat Jawa Tempo Dulu
  4. Flores, NTT; Kenali Taman Nasional Komodo
  5. Inilah Oleh-oleh Nikmat dari Padang – Sumbar ! Teh Kawa / Kopi Kawa
  6. Jepara; Kota Ukir dengan Pantai yang Indah
  7. Boti, NTT; Wisata Budaya di Timur Indonesia
  8. Lokasi Wisata Favorit Untuk Merayakan Akhir Tahun
  9. Gunung Batur, Bali; Nuansa Lain Wisata Pegunungan
  10. P. Sumba, NTT; Nikmati Panorama Kontras yang Unik