Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Ketika anda menjejakan kaki di Bandara, biasanya apa yang anda lihat dan rasakan hanyalah hiruk pikuk dan orang yang lalu lalang dengan aktifitasnya masing-masing. Namun jika anda berada di bandara Changi Singapura, penglihatan dan perasaan anda akan jauh berbeda seolah-olah anda berada di taman yang menyejukan.

Bandara Changi memang memberikan kesan berbeda tentang sebuah ‘stasiun pesawat terbang’. Jika anda sempat mampir, pastilah anda akan melihat rerimbunan pohon dan onggokan bunga anggrek yang sangat mempesona di ruang tunggu bandara Changi Singapura, di tambah lagi gemerecik air dan gerakan gemulai ikan mas koi akan semakin membuat kita betah berlama-lama menikmati ruang tunggu tersebut.

Selain taman, anda juga akan dibuat terkagum-kagum dengan kehadiran deretan toko-toko yang menjual berbagai kebutuhan seperti sepatu, perhiasan, kosmetika serta parfum yang harganya jauh lebih murah jika kita membelinya di luar bandara. Maklum semua barang-barang yang dijual disini bebas dari pajak. Uniknya lagi, untuk semua barang ada jaminan 30 hari uang kembali.

Dengan begitu anda tak perlu pusing memikirkan cendera mata. Mulai dari coklat, mainan anak-anak sampai permata, duty-free shop di Changi membuat berbelanja jadi mudah. Bahkan jika lupa membawa kamera, saat-saat indah di Singapura tetap bisa diabadikan karena ada toko kamera digital di sana. Atau jika ingin membeli buku terbitan mutakhir, tersedia toko buku yang buka 24 jam.

Soal pengisi perut? Tak perlu khawatir, ada beberapa restoran yang menyediakan masakan Asia dan internasional. Bahkan kaum vegetarian dapat menikmati hidangan kari tanpa daging serta masakan India utara dan selatan. Bagi yang gemar bir, bisa memilih Harry’s Bar yang terkenal di Terminal 1 dan 2. Alangkah nikmatnya, meneguk segelas bir sambil memperhatikan pesawat lalu lalang di landasan pacu.

Anda  tak akan pernah membayangkan sebelumnya, ada airport yang menyediakan fasilitas teramat lengkap. Ada tempat aerobik, salon perawatan rambut, counter pijat badan, aroma terapi, sampai terapi oksigen. Atau pengunjung ingin membuang rasa jenuh dengan nonton bioskop? Bisa juga. Bahkan mau tidur pun bisa, di sebuah hotel transit di dalam bandara.

Malah jika mau menuju Terminal 1 dengan naik kereta sebentar, bisa menemukan kolam renang. Changi juga menyediakan lebih dari 200 komputer dengan akses internet gratis.

Apabila waktu transit cukup lama, lebih dari empat jam, bisa ikut city tour dengan beberapa pilihan objek wisata. Gratis. Untuk Scenic River Tour, tur ini melintasi Shenton Way, kawasan keuangan Singapura, menuju South Bridge Road, pusat kuil-kuil tertua India dan Cina. Wisatawan kemudian turun di Boat Quay untuk berlayar menyusuri Singapore River dengan bumboat. Ini adalah cara unik untuk mengenal sejarah Singapura.

Untuk Sentosa Tour, seorang pemandu wisata akan mengantarkan ke Pulau Sentosa yang menarik dengan perjalanan hanya lima menit dari Singapura. Di sana ada tontonan sekilas tentang Sentosa sebelum singgah selama 10-15 menit di Pantai Siloso. Namun pengunjung yang ingin berjalan-jalan sendiri tanpa guide juga bisa, tentunya dengan membawa brosur berisi informasi detail yang tersedia di beberapa meja bandara.

Apabila pengunjung menjatuhkan pilihan untuk mengenal kelompok etnis Singapura, maka tepatlah keputusan pergi ke Joo Chiat/Katong, atau Kampong Glam, atau Little India, atau China Town. Jarak tempuhnya antara 15 menit sampai 30 menit dengan taksi atau kereta api (MRT) dari Changi. Tentu saja jika pergi ke luar bandara, paspor wajib ditinggal di meja imigrasi bandara, tanpa prosedur yang merepotkan.

Changi terletak di ketinggian 7 meter di atas permukaan laut. Arealnya seluas 1.300 hektare, di mana 870 hektare di antaranya merupakan hasil reklamasi pantai. Pintu gerbang udara Singapura ini dibagi menjadi tiga terminal yaitu Terminal 1, 2 dan 3. Ada dua runway sejajar yang terpisah sejauh 1,64 kilometer, setiap runway lebarnya 60 meter dan panjang 4 ribu meter sehingga mempermudah lepas landas pesawat berbadan lebar.

Sebagai bandara moderen, runway tersebut dilengkapi empat set instrument landing systems untuk menuntun pendaratan pesawat dalam segala cuaca. Dengan fasilitas itu, Changi menjadi pusat perhubungan udara di wilayah Asia Pasifik yang melayani 60 perusahaan penerbangan yang terbang ke 145 kota di dunia.

Soal keamanan juga sangat terjaga. Di beberapa titik terlihat tentara berseragam dengan menenteng senjata laras panjang. Sistem keamanan ini dilakukan sejak peristiwa WTC 11 September 2001. Eloknya, tak ada pengunjung yang merasa waswas terhadap keamanan dirinya. Maka dijamin, setiap calon penumpang pesawat akan merasakan kemanjaan yang ditawarkan Singapura, meski hanya transit sejenak. (rn)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Girnie, Syprus Utara; Mengunjungi Pelabuhan Tua Nan Eksotik
  2. Jerman; Romantisme Tembok Berlin
  3. Wisata Bunuh Diri, Mau Coba?
  4. New Orleans; Kota Tua, Sejarah dan Romansa
  5. Paris Syndrome, Anda Akan Kaget Saat Berkunjung Ke Paris
  6. Antalya,Turki; Nikmati Mandi Hamam Nan Unik
  7. Makaresh, Maroko; Pusat Seni Budaya Arab Berber
  8. Inilah 3 Pulau Terbaik Bebas Polusi Untuk Liburan
  9. Paris; Kota Bertabur Lampu
  10. Amsterdam; “The Living Museum”